Insiden di MotoGP Argentina, Rossi Murka ke Marquez


May 11, 2018

Turnamen MotoGP 2018 baru saja melakukan seri kedua di sirkuit Termas de Rio Hondo hari Senin (9/4) dini hari WIB kemarin. Namun apa yang tersaji di Argentina itu justru diwarnai insiden dan perseteruan yang melibatkan dua juara dunia, Valentino Rossi dan Marc Marquez. Semua bermula saat kedua pebalap raja poker online itu bersenggolan di lap ke-20 yang membuatnya terjatuh karena ban depannya menapak di area rumput. Rossi pun harus puas finish di urutan ke-19.

 

Marquez sebetulnya sudah memulai balapan dengan masalah. Karena saat sudah ada di grid untuk memulai balapan, motor pebalap Repsol Honda inipun mendadak mati. Marquez harusnya kembali ke pit tapi instruksi itu diabaikan dan membuat pebalap berusia 25 tahun itu nekat mendorong motornya melawan arah.

 

Tindakan nekat itu justru membuat Marquez diganjar penalti ride through. Tak berhenti di situ, Marquez menjalani balapan horor karena menyeruduk Aleix Espargaro dan Rossi. Mengenai tabrakannya dengan Rossi, itu terjadi saat juara dunia enam kali itu menyalip dari sisi dalam. Hal itu membuat Marquez dihukum 30 detik tambahan dan terlempar finish di posisi ke-18 dari peringkat kelima.

 

Atas tindakan Marquez, Rossi memang tak bisa menutupi kekesalannya. Bahkan menurut Rossi, Marquez sudah sembrono sejak sesi latihan bebas. “Sejak Jumat (6/4) pagi, dia sudah melakukan hal serupa terhadap Maverick Vinales dan Andrea Dovizioso. Dia juga melakukan kepada saya pada Sabtu (7/4) pagi saat balapan waktu hendak melewati empat pebalap. Dia melakukannya dengan sengaja. Dia tahu dia tak akan mengalami insiden, tapi lawan yang jatuh. Dia berharap kalian yang jatuh,” seperti dilansir Crash.

 

Ngotot Tak Keliru, Marquez Harus Didiskualifikasi?

 

Tudingan Rossi yang menilai dirinya hendak membahayakan pebalap lain secara sengaja langsung dibantah oleh Marquez. Menurut dirinya, insiden yang terjadi adalah sebuah kesalahan dan resiko dari kondisi lajur balapan. Namun pengamat MotoGP, Carlo Pernat justru menilai Marquez seharus didiskualifikasi di balapan berikutnya karena aksi brutalnya tersebut. Bahkan menurut Pernat, Marquez sudah kesurupan dan tidak memahami tindakannya.

 

Senada dengan Pernat, mantan pebalap MotoGP yakni Alex Hofmann menilai jika Marquez seharusnya dapat bendera hitam. Sebelumnya Marquez pernah diganjar bendera hitam di MotoGP Australia 2013 sekaligus dua kali pengurangan poin yakni di MotoGP Inggris saat sesi pemanasan dan di MotoGP Aragon karena membuat Dani Pedrosa kecelakaan.

 

Minta Maaf ke Rossi, Marquez Diusir Yamaha

 

Kesal dengan aksi Marquez, Rossi sendiri sebetulnya sudah mendatangi race director, Mike Webb bersama Lin Jarvis dan Direktur Tim Yamaha, Massimo Meregalli. Hal ini dikarenakan penalti 30 detik terlalu ringan  bagi Marquez atas aksi kelewatannya. Kemarahan juga menjalar ke seluruh tim Yamaha dengan salah satunya adalah orang kepercayaan The Doctor, Akessio Salucci alias Uccio. Uccio tampaknya benar-benar kesal karena membuat Rossi gagal meraih poin.

 

Uccio bahkan langsung mengusir Marquez dan rombongan Honda yang berniat meminta maaf ke Rossi. Dalam rekaman kamera, Marquez tampak datang ke paddock tim Yamaha bersama Emilio Alzamora selaku manajer tim dan Alberto Puig, perwakilan principal Honda. Sambutan dingin Uccio itu terlihat dari tangan yang terangkat ke udara sambil berucap, “Sekarang kamu masih punya muka untuk datang ke sini? Jangan datang ke sini setelah apa yang kamu lakukan, persetan denganmu. Kamu membuat kami kehilangan gelar juara dunia,” ucapnya seperti dilansir Sky Sport Italia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *