Jadi Wisata Halal Terbaik di Dunia, NTB Target Empat Juta Turis


April 28, 2018

Indonesia adalah negara yang luar biasa indah dan menawarkan panorama alam yang luar biasa. Tak hanya melulu soal Bali, Raja Ampat atau Yogyakarta, provinsi NTB (Nusa Tenggara Barat) juga tak mau kalah. Meraih berbagai penghargaan tingkat dunia seperti World’s Best Halal Honeymoon Destination, World’s Best Halal Tourism Destination, World’s Best Halal Beach Resort hingga World’s Best Halal Travel Website. Tak heran kalau dalam Halal Travel Indicator, Indonesia ada di urutan keempat terbaik di dunia versi DinarStandard dengan NTB sebagai kunci utamanya.

 

Penobatan NTB sebagai wisata halal sendiri dimulai saat banyak wisatawan Muslim lebih memilih berwisata ke Lombok karena mempunyai banyak makanan halal. Lepas dari itu semua, Lombok yang merupakan daerah dengan 90% mayoritas Muslim ini sudah dikenal sebagai pulau seribu masjid.

 

Tahun 2016 jadi terobosan berani disaat pemerintah NTB menerbitkan perda agar layanan restoran, spa, hotel dan penyelenggara wisata lokal punya sertifikasi halal. Karena itu restoran di NTB saat ini mayoritas tidak menyajikan alkohol dan daging babi. Bahkan fasilitas spa juga dipisahkan antara pria dan perempuan. Pemilik hotel togel hongkong pun diwajibkan menyediakan fasilitas musala permanen, seperti dilansir BBC Indonesia.

 

Hanya saja menurut Mohammad Faozal selaku Kepala Dinas Pariwisata NTB, konsep wisata halal ini tidak membatasi cara berpakaian turis di tempat-tempat wisata. Karena mereka hanya fokus untuk menyediakan kebutuhan dasar para turis Muslim. Dan ternyata konsep wisata halal ini mendapat dukungan penuh yang terbukti meningkatnya minat hotel dan restoran untuk memperoleh sertifikasi halal. Tak main-main, peningkatan jumlah wisatawan pun meroket yang didominasi turis Malaysia dan Timur Tengah. NTB mencatat kunjungan turis di 2017 mencapai 3,5 juta orang dan mentargetkan 4 juta orang di 2018.

 

Kunci Sukses Wisata Halal NTB

 

Meskipun begitu, Gubernur NTB, TGH Muhammad Zainul Majdi menyebutkan bahwa Indonesia tertinggal dibandingkan Malaysia, Thailand hingga Korea Selatan dalam pengembangan wisata halal. Untuk itulah pria yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) ini membeberkan kunci meningkatkan wisata halal adalah melalui nilai-nilai Islami tinggi yang ternyata memberikan manfaat besar hingga warga nonmuslim di NTB.

 

Ke depannya, TGB juga tidak menutup kemungkinan kalau agama-agama lain di NTB juga memberikan terobosan sesuai keyakinan masing-masing asalkan manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat NTB. Dilansir Republika, TGB mengungkapkan kalau pengembangan wisata halal ini berawal dari tantangan Menpar Arief Yahya yang akhirnya membuat dia fokus sejak 2015.  Dengan total wisatawan Muslim dunia mencapai 117 juta orang, tentu saja ini adalah pangsa pasar besar untuk wisata halal NTB.

 

Cagub Ali BD Justru Akan Hapus Wisata Halal NTB

 

Di saat potensi wisata halal NTB semakin meningkat, salah satu Calon Gubernur NTB yakni Ali bin Dahlan justru mengeluarkan pendapat mengejutkan, Bupati Lombok Timur ini malah menegaskan bahwa dirinya tidak akan menjadikan sektor pariwisata sebagai andalan karena manfaat yang dirasakan masyarakat tidak begitu besar. “Silahkan targetkan empat juta turis. Saya akan menghapus brand wisata syariah karena wisata itu hanya untuk foya-foya, tidak etis menggunakan embel-embel syariah. Kita bangun pariwisata saja,” ungkap Ali seperti dilansir Radar Lombok.

 

Pria yang menjadi Cagub lewat jalur independen inipun secara frontal akan mengarahkan turis ke konsep wisata gunung, pantai dan situs-situs kebudayaan. Menurut Ali, jumlah turis Timur Tengah ke NTB sangatlah sedikit, tak sebanding dengan wisatawan China.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *